Showing posts with label Pengetahuan Kehamilan. Show all posts
Showing posts with label Pengetahuan Kehamilan. Show all posts

Ingin buah hati berjenis kelamin laki-laki? Perbanyak makan pisang

Saat hamil, terkadang ada beberapa jenis pasangan yang menginginkan jenis kelamin tertentu untuk menjadi buah hati mereka. Setelah memiliki anak perempuan, tentunya Anda dan suami pasti ingin memiliki anak laki-laki.

Kelahiran prematur bisa dipicu kelainan DNA bayi?

Selama ini kebanyakan orang berpikir bahwa kelahiran prematur disebabkan oleh masalah kesehatan pada ibu hamil. Namun sebuah penelitian menunjukkan bahwa kemungkinan pemicu kelahiran prematur tidak berasal dari sang ibu, melainkan dari bayi yang dikandungnya.

Wanita sebaiknya punya anak sebelum usia 35 tahun

Ingin memiliki anak? Sebaiknya jangan tunda hingga usia 35 tahun. sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa memiliki anak pertama di usia 35 tahun akan meningkatkan berbagai risiko kesehatan yang berbahaya untuk ibu. Beberapa di antaranya adalah diabetes, pre-eklampsia, dan obesitas.

5 Tanda kehamilan yang sehat

Seorang wanita hamil tentu berharap agar kehamilannya senantiasa aman dan sehat. Namun, banyak ibu hamil yang terlalu panik apakah janin yang dikandungnya sehat atau mengalami gangguan. Terlalu panik bisa menyebabkan stres yang mengganggu kandungan. So, jangan khawatir, ada beberapa cara mudah untuk mendeteksi kandungan yang sehat. Berikut lima tanda kehamilan yang sehat yang dilansir magforwoman.

5 Pantangan untuk ibu hamil

Seorang wanita dikatakan sempurna jika ia berhasil memiliki keturunan. Untuk itu penting bagi ibu hamil menjaga kesehatan diri dan bayi yang dikandungnya. Banyak aktivitas yang harus diperhatikan agar bayi tetap sehat, karena kesehatan ibu akan berdampak pada janin. Berikut lima pantangan yang harus dilakukan ibu hamil, dilansir the stir.

Amniotomy (Amniotomi atau Pecah Ketuban)

Cairan amnion (air ketuban) berfungsi sebagai perisai untuk melindungi bayi dari tekanan kontraksi uterus. Selama selaput ketuban masih utuh, bayi akan terlindung dari infeksidan sebagian anoksia dan fetal distres yang bisa terjadi selama kontraksi hipertonik. Amniotomi rutin selamapersalinan normal tidak memberikan keuntungan bagi ibu danbayi. Tinjauan studi tentang prosedur amniotomi rutin yang dilakukan menunjukkan tidak ada fase pemendekan padaproses persalinan, justru terjadi peningkatan kemungkinan persalinan dengan operasi caesar.
Marilah kita simak penjelasan tentang amnitomi!

Kehamilan Ektopik (Ectopic Pregnancy)

Kehamilan ektopik adalah kehamilan abnormal yang terjadi di luar rongga rahim, janin tidak dapat bertahan hidup dan sering tidak berkembang sama sekali. Kehamilan ektopikdisebut juga ectopic pregnancy, ectopic gestation, eccecyesis. Kehamilan ektopik merupakan penyebabkematian ibu pada umur kehamilan trimester pertama. Frekuensi kejadian kehamilan ektopik berkisar 1: 14,6 % dari seluruh kehamilan.




Imunisasi TT (Tetanus Toksoid) Pada Ibu Hamil

Tetanus disebabkan oleh bakteri yang masuk melalui luka terbuka dan menghasilkan racun yang kemudian menyerang sistem saraf pusat. Penderita mengalami kejang otot serta diikuti kesulitan menelan dan bahkan bernafas. Tetanus khususnya beresiko pada bayi-bayi yang dilahirkan dengan bantuan dukun bayi di rumah dengan peralatan yang tidak steril. Mereka juga beresiko ketika alat-alat yang tidak bersih digunakan untuk memotong tali pusar dan olesan-olesan tradisional atau abu digunakan untuk menutup luka bekas potongan.

Perdarahan Post Partum (Perdarahan Pasca Persalinan)

Perdarahan post partum atau perdarahan pasca persalinan adalah salah satu penyebab kematian ibu melahirkan. Tiga faktor utama penyebab kematian ibu melahirkan adalah perdarahan post partum atau perdarahan pasca persalinan, hipertensi saat hamil atau pre eklamasi dan infeksi. Perdarahan menempati prosentase tertinggi penyebab kematian ibu (28%). Di berbagai negara paling sedikit seperempat dari seluruh kematian ibu disebabkan oleh perdarahan, proporsinya berkisar antara kurang dari 10-60 %. Walaupun seorang perempuan bertahan hidup setelah mengalami pendarahan pasca persalinan, namun selanjutnya akan mengalami kekurangan darah yang berat (anemia berat) dan akan mengalami masalah kesehatan yang berkepanjangan (WHO).

Menetukan Usia Kehamilan

Menentukan umur hamil sangat penting untuk memperkirakan persalinan. Umur hamil dapat ditentukan dengan:
  1. Rumus Naegle
  2. Gerakan pertama fetus
  3. Palpasi abdomen
  4. Perkiraan tinggi fundus uteri
  5. Ultrasonografi

Rumus Naegle

Rumus Naegle untuk menentukan hari perkiraan lahir (HPL, EDC= Expected Date of Confinement). Rumus ini terutama berlaku untuk wanita dengan siklus 28 hari sehingga ovulasi terjadi pada hari ke 14. Rumus Naegle memperhitungkan umur kehamilan berlangsung selama 288 hari. Perhitungan kasarnya dapat dipakai dengan menentukan hari pertama haid dan ditambah 288 hari, sehingga perkiraan kelahiran dapat ditetapkan. Rumus Naegle dapat dihitung hari haidpertama ditambah 7 (tujuh) dan bulannya dikurang 3 (tiga) dan tahun ditambah 1 (satu).

Pertumbuhan Janin Dalam Janin